Kamis, 11 September 2014

"Selintas Mulainya Gereja Kemah Injil"

Oleh: Darius Nawipa*)

VisiGereja Kemah Injil (Kingmi) berawal dari Visi Dr. Albert Benyamin Simpson,pendiri The Christian and Missionary Alliance (C&MA). Albert BenyaminSimpson seorang keturunan Skotlandia, lahir pada tahun 1843 di Kanada dandibaptis di Gereja Presbiterian Kanada ketika ia masih bayi. Pada tahun 1865,Benyamin ditahbiskan menjadi Pendeta Gereja Presbiterian tersebut.

PelayananAlbert Benyamin Simpson dan Rumah Ibadat ”KEMAH”

Di New York, para gelandangan, peminta-minta, pemabuk, pelacur, dan penganggur– sering tampak berkeliaran di sekitar gedung-gedung gereja yang mewah. Simpsonmerasa prihatin melihat mereka dan juga beberapa lingkungan di kota besar itu,yang penduduknya tidak pernah mengunjungi gereja mana pun. Simpson memberitakanInjil kepada mereka dan berhasil memenangkan beberapa orang di antaranya.Ketika ia mengusulkan kepada Badan Pengurus Jemaat, agar sekitar 100 orangkristen baru ini diterima sebagai anggota resmi, usulnya itu ditolak. Alasanyang diberikan adalah bahwa orang-orang kristen baru ini berasal dari golonganmasyarakat rendah. Simpson mulai menyadari betapa sulitnya mencapai orangbanyak kalau ia tetap berada di gerejanya. Setelah bergumul dalam doa selamasatu minggu, Simpson akhirnya memutuskan untuk meminta izin keluar darikeanggotaan gerejanya dan menjadi penginjil lepas. Simpson berpisah denganmereka dengan penuh pengertian. Kemudian Simpson memberitahukan maksudnya,bahwa ia ingin membuka pos penginjilan di antara orang-orang yang di luarjangkauan gereja itu. Ia menyewa sebuah ruangan di salah satu balai pertemuanyang letaknya mudah dijangkau oleh orang banyak.


AlbertBenyamin Simpson adalah seorang pelayan Tuhan yang dipakai Allah secara luarbiasa, sangat terbukti dari hasil pelayanannya di dalam jemaat-jemaat yangpernah digembalakannya. Namun hal itu tidak menjadikannya sombong. Simpson samasekali tidak ingin dikenal sebagai pendiri sebuah gereja baru. KeputusanSimpson untuk menjadi seorang penginjil lepas pun sungguh merupakan suatulangkah iman. Dalam waktu delapan (8) tahun, Simpson dan para pengikutnya dapatmembangun sebuah tempat permanen sebagai rumah ibadat mereka. Uniknya rumahibadat ini diberi nama TABERNACLE atau KEMAH.

Asal-UsulNama KEMAH INJIL : Albert Benyamin Simpson membangun gedung gereja, tempatberibadat dengan memakai pola pembangunan seperti Kemah Sembahyang yangdidirikan oleh Musa di padang gurun (Keluaran 25-27 dan 33:7 – Kemah Sembahyangdisebut juga ”Kemah Suci” dan ”Kemah Pertemuan”). Walaupun keadaannya serbasederhana, namun Simpson yakin bahwa Allah tetap hadir dan berkenan ditemui disana.

Simpsonpercaya bahwa Yesus Kristus akan datang kembali ke dunia ini setelah semuabangsa diinjili (Matius 24:14 – dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan diseluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tibakesudahannya”). Sebab itu yang paling penting bagi Simpson ialah PENGINJILAN,bukan pembangunan. Ia berpendapat, lebih baik dana yang ada dipakai untukmengirim utusan-utusan Injil ke pelosok-pelosok bumi, ke tempat-tempat yangbelum mendengar tentang Yesus Kristus daripada membangun rumah ibadat yangmegah. Inilah dasar pemikiran Simpson mendirikan dua buah Rumah Ibadat yangdisebut KEMAH  dibangun pada tahun 1876 di Louisville, Amerika Serikat,dan the Gospel Tabernacle (Kemah Injil) dibangun pada tahun 1888 di New York).Dari sinilah asal-usul nama KEMAH INJIL atau THE GOSPEL TABERNACLE.


Penulis; Tokoh Agama di Papua

Senin, 01 September 2014

SUATU LEMBAH

Engkau berkelana dalam samudra nan membiru
Dimana dua dunia berjumpa antara samudra dan langit biru
Ku tak tapaki perjalanan ini tanpa untaian
Andaikan waktu ini menjadi manusia, pintaku pertemukan kami
Hasrat ini berkelana dalam pertemuan dunia itu.
ingin ku buka jiwaku yang masih terpenjara dengan alun-alun dunia, jejak-jejak penikaman
Aku menantimu di lembahku nan hijau, wanginya kuasai daratan. Disana semua orang hidup berwajah setia, murah senyum dan jiwa-jiwa dipenuhi dengan sentuhan kalik
Relakan kami bertemu dalam lembahku agar dikau diurapi kehidupan abadi. Aku tahu duniamu memang baik tapi kelak akan jadi api pemusna kehidupan para jiwa-jiwa
Selidiki diriku bila salah, tanyakan pada angin lembah
Hembusanya ku hirup setiap duka membawa senyum
Landasan penuh dengan wangian tumbuhan nan hijau
dalam jiwaku sudah tak berdaya untuk melupakamu berpalinglah
Masihkah kau ingat dunia dulu, kita bersama canda sampai riak-riakmu buat aku di kejar pusaka kerajaan ini
Ketika aku jatuh menghembus napas, engkau terjatuh dengan uraiaan air mata membasahi bumiku
Kesuburan lembah ini karena airmatamu
kini kami rindu engkau kembali dalam pelukanya
Semua makin sadar ada salah yang mereka perbuat
Samudra dan langit biru kini telah menyatu dalam satu suara
Mereka dalam perjalanan menuju lembah
Kini aku hendak perluas Kasih, setia, komitmen, keiklasan, kemurnian dan keaguangan
Semua ku perluas seperti luasnya samudra dan panjangnya lagit yan akan ku tanam di lembahku
Kami akan kuasai dunia tanpa zaman
Wajahnya rupa-rupa lembah hijau dipagari tiang2 emas
Wajah hunian itu bagai kerajaan yang memiliki menara2
Setiap bumbunganya berdiri malaikat2 selalu tiupkan serulingnya, melagukan kehidupan orang lembah...
Aku ingin jadi orang lembah itu....
‪#‎puncak‬ tuebaga#

By. Natan Tebai

APARAT TNI MENIKAM RIGO WENDA, SEDANG KRITIS DI RUMAH SAKIT


ANGGOTA KNPB PUSAT RIGO WENDA
(FOTO/NESTA)
Laporan: Ones Suhuniap
JAYAPURA 02 SEBTEMBER 2014. Anggota TNI yang bertugas di Pos penjagan di Perumnas III waena menikam  RIGO WENDA, dengan mengunakan pisau sangkur milik TNI. Namun, hingga kini korban masih kritis di rumah sakit Dian Harapan perumnas III waena, Kota Jayapura. Kejadian penikaman terjadi, pada selasa 02 Sebtember 2014. Pukul 04.00 WPB subuh tadi.

Rigo Wenda adalah Mahasiswa, juga bagian dari Anggota KNPB itu, hingga saat ini masih kritis di Rumah sakit, dan juga sedang dipasang Infus serta Oksigen. Lantaran Rigo, tidak bisa bernafas akibat penikaman yang dilakukan oleh militer Indonesia (TNI) .

Kejadian itu terjadi ketika saat, Rigo bersama adiknya menggunakan motor keluar. Saat hendak bertujuan untuk membeli rokok di sebuah warung kios di perumnas III waena, namun karena ditutup.  Akhirnya, mereka berdua lebih memilih untuk kembali menggunakan motor ke arah perumnas II. Kemudia setelah beli surya 16 satu bungkus. Ketika, tiba di somel Perumnas III , Rigo turun dari motor lalu naik ikut jalan Kaki, Pas tiba di depan Pos Penjagaan TNI itu, tiba –tiba anggota TNI keluar Koroyok Rigo Wenda dan adiknya.

Anggota TNI yang bertugas di perumnas tiga tersebut menghadag korban lalu melakukan penikaman tanpa alasan yang jelas, atas Penikaman oleh anggota TNI itu Rigo Wenda Megalami Luka di paha sebela kanan, di bawa Lutut, kemudian mereka juga menikam korban di perut hingga tali perut keluar. Selain di perut, korban ditikam juga di dada lurus degan jantung hingga kini tidak bisa bernafas. Bukan hanya itu, tetapi para Anggota TNI  juga menikam korban di teliga hingga teliga Sobek, kemudian memukul korban dengan pantat senjata di otak belakang.

Selain itu, adiknya Rigo Wenda juga ditikam aparat militer Indonesia, yang sebelumnya menggunakan motor sama-sama. Adiknya RIGO adalah  mahasiswa Uncen. Aparat Militer menikam di bagian kaki  kiri, dengan menggunakan sanggur oleh anggota TNI di pos penjagaan itu.

Guna menyikapi tindakan militer Indonesia. maka pada siang tadi, Ribuan  Mahasiswa penghuni asrama Uncen Unit satu sampai Unit Enam dan Penghuni Asrama rusenawa sekitar Pukul 05 memalang jalan Alternatif dari perumnas III menuju Entrop dan kampus Uncen dipalang sehingga aktivitas perkuliahan tidak berjalan evektif

Juga, hinggga saat ini semua mahasiswa uncen bersama Mayarakat yang berdomisili di perumnas III waena sedang melakukan Aksi demo di gapura uncen memita pangdan dan Polda Papua hadir untuk mempertanggung jawabkan Perbuatan anggota.

PENGARUH BUDAYA LUAR TERHADAP BUDAYA MEEWODIDEE DI PAPUA

Oleh: Simion Kotouki *)

Simion Kotouki. (Foto/Dok)
Dalam konteks kehidupan masyarakat di pegunungan Papua khususnya meuwo kita dapat melihat bahwa dengan hadirnya pemerintahan banyak orang yang ternama menginginkan akan kehidupan mewah (Hedonisme) dengan seiringnya berkembang pemerintahan yang egois sehingga tidak ada kepedulian terhadap masyarakatnya. Jika melihat kehidupan orang Mee dimasa tradisional yang telah berlangsung di jaman yang telan silang, nenek moyang kita, sebenarnya hanya memenuhi makanan,minuman dengan pakaian (koteka dan moge) yang mereka gunakan saja pun mereka mampu hidup .
Subtansi persoalan yang sangat tidak di inginkan oleh masyarakat di meuwo adalah budaya yang tidak mewujudkan kesejahteraan sosial secara horizontal maupun vertikal dan tidak memedulikan masyarakat. Kalau hal seperti ini berarti kebiasaan yang menjadi pertentangan dengan kebudayaan yang sebenarnya. Sebab latar belakang kehidupan di meuwo kalau kita pandang pada kebiasaan yang di lakukan oleh masyarakat pada dasarnya adalah saling menghargai,mengasihi,menghormati antara sesama,orang yang lebih muda kepada yang lebih tua.
Ketika kita melihat dengan hal diatas ini ada beberapa budaya yang tidak sebenarnya menjadi kebiasaan kita di meuwo adalah:
1.      Bersifat Egoisme
      Adalah bahwa merasa semua tindakan perbuatan di sebabkan oleh keinginan untuk menguntungkan diri sendiri tingka laku atau dorongan untuk kepentingan diri sendiri. Dalam kehidupan masyarakat kita di meuwo yang bermaksud seperti ini sebenarnya adalah buta bagi masyarakat dan tidak menjadi kebiasaan masyarakat kita, dan juga bukan keinginan masyarakat karena bukan bagian dari masyarakat kita.
2.      Meniru budaya daerah lain
      Adalah bahwa dalam beberapa aspek kehidupan masyarakat banyak orang yang salah berpendapat bahwa budaya yang sudah tertanam dalam masyarakat kita sudah tidak penting lagi dan merasa tidak dapat menguntungkan bagi kehidupan masyarakat. Sehingga mereka mengadopsi atau membenarkan budaya daerah lain yang masuk di daerah kita di meuwo, itulah yang mereka merasa sangat penting dan menguntungkan. Akan tetepi yang sebenarnya budaya kita mempunyai nilai yang sangat tinggi dan manfaat yang sangat menguntungkan kita. sehingga banyak masyarakat merasa kecewa kalau melihat dengan apa yang di lakukan oleh beberapa pihak di mata masyarakat itu sendiri.
Dengan hadirnya pemerintahan ini pun, juga ikut hadir beberapa budaya yang dapat merusakkan kehidupan masyarakat di kalangan meuwodide. Yang sebenarnya sudah tertanam sejak nenek moyang kita.  Jika kita singkirkan budaya yang merusak kita dan kita angkat budaya kita dan menguasai apa yang menjadi budaya kita manfaatnya cukup memuaskan dan sangat menyenangkan bagi kehidupan kita.
Dalam pemerintahan kita yang ada di meeuwodide ini jika kita membangun daerah berdasarkan budaya kita yang ada di daerah kita sendiri maka, kesejahteraan sosial akan terjamin dan akan terwujud apa yang menjadi keinginan bersama dan dalam pembangunan akan maju dan pesat. Karena budaya kita adalah budaya yang tidak merusak,tidak egois dan nilainya sangat tinggi.
Jadi dalam menjalin hubungan dengan daerah-daerah lain kita harus menjaga apa menjadi milik kita yaitu budaya kita yang sebenarnya. dan kita harus mengambil yang mempunyai nilai yang sangat menguntungkan bagi kita, dari budaya orang lain, baik dalam pemerintahan dan juga dalam masyarakat, dan janganlah memutar balikan budaya kita dengan budaya orang lain.

DASAR YANG SEBENARNYA MENJADI LANDASAN BAGI MEUWO
Dalam kita menjalani kehidupan kita, tentu kita mempunyai suatu landasan yang menjadi dasar dari kehidupan kita, untuk menindak lanjuti kegiatan dalam beberapa aspek yang menjadi bagian untuk kita dapat melaksanakannya dalam kita di masyarakat. Dalam menjalankan kegiatan kita, yang harus kita menjadikan dasar yang sebenarnya adalah dalam dua aspek yaitu: aspek Rohania dan aspek jasmania
  1. Aspek Rohani
Secara Rohani adalah dalam kita menjalankan kegiatan kita, yang terpenting dan dasar utama adalah membangun hubungan yang sangat intim dengan Tuhan yang maha kuasa dan juga menjadikan ibadah adalah bagian yang penting bagi seseorang sesuai dengan  keyakinan kita masing-masing.
  1. Aspek jasmani(fisik)
Secara jasmani kita melihat bahwa kita sebagai manusia adalah mempunyai fisik, oleh karena itu kita dapat menjalankan kegiatan kita secara benar dan baik. Dengan dilihatnya aspek jasmani(fisik) ini, kita sebagai manusia mempunyai fisik yang berbeda dan juga yaitu fisik kuat dan juga mempunyai fisik lemah, juga selalu mengalami banyak sekali kendala-kendala yang menghambat kita dalam menjalankan kegiatan kita. untuk itu kita dapat mengukur dengan daya tahan kita mana yang menjadi kemampuan untuk kita dapat melangsungkannya.
Kita juga dapat melihat dengan apa yang sudah menjadi dasar dari kehidupan nenek moyang kita pada masa yang telah silam. Jadi yang memberikan kita berhasil dalam dalam suatu kegiatan itu adalah ketika kita mempunyai pandangan hidup kita yang baik dari masa purba. Dan juga dari pandangan itu dapat perhatikan dan dapat kita pikirkan bahwa di titik mana yang mempunyai nilai yang posotif yang dapat memberikan kita berhasil, dan mana yang mempunyai nilai negatif yang merusakkan kita. karena kita melakukan suatu kegiatan dan akhirnya gagal yang menyebabkannya adalah tidak ada sesuatu yang menjadi dasar dari diri kita dari kegiatan tersebut.
PENYEBAB-PENYEBAB KEGAGALAN DALAM MELAKUKAN SUATU KEGIATAN
Ketika kita mau mewujudkan suatu kegiatan kita harus mempunyai pertimbangan yang jelas dan baik. Ada beberapa hal yang sangat penting dalam mewujudkan sesuatu kegiatan  adalah sebagai berikut.
  1. Tidak  Mempunyai pengalaman
Berdasarkan pengalam yang ada, orang dalam melakukan sesuatu kegiatan akan terwujud dengan apa yang telah di inginkan bersama dalam suatu komunitas, karena apa yang menjadi ukuran, beban dalam melakukan hal tersebut karena sudah mempunyai dasar dan kemampuan yang sanggup dan dapat melakukan akan suatu pekerjaan atau kegiatan yang dimaksudkan     


Penulis Mahasiswa Papua, di Bandung.

WAKTU DEKAT, IMASEPA AKAN BENTUK DAPARTEMEN

Ketua IMASEPA Bandung
BANDUNG - Badan pengurus baru Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua (IMASEPA) periode 2014-2016, mengajak, “Diperlukan bantuan dari seluruh anggota Imasepa Bandung untuk meningkatkan kerja sama guna menjalankan program kerja yang akan dirancang bersama. Demikian kata Ketua, Jack Peyon,  Senin, (1/9).

Melalui tulis itu, Kata Ketua baru menginformasikan, Kami badan pengurus baru meminta nomor kontak dari masing-masing Ketua Paguyuban dari Raja Ampat-hingga Merauke atau masing-masing Ketua Paguyuban di Bandung.  

“Bisa menghubungi langsung ke Ketua Imasepa CP (81344552605), Sdr. Jakub.Y.Peyon dan Sekretaris Sdr. Leo Magai CP (082323373238) guna menyusun departemen-departemen dalam menjalankan Program kerja dimasa kepimimpinan selama  2 (dua) tahun.

Hal tersebut, disampaikan melalu akun sosial media (Facebook) kepada seluruh mahasiswa dan pelajar serta masyarakat Papua yang berdomisili serta menganyam pendidikan  di wilayah Kota Bandung, Cimahi, dan Sumedan Jawa Barat.




Simon Kotouki