Senin, 09 Juni 2014

MENGENAL DAN MENCINTAI PAPUA LEWAT AKSI DIRI.

Peta Papua. Foto/ILS
*Oleh: Mando Mote*)
 
Papua merupakan sebuah pulau yang memiliki berbhineka macam  sumber daya yang meliputi kebhinekaan sumberdaya alam, sumber daya manusia bahkan dalam konteks kebnikekaan manusia memiliki beragam kultur, tradisi dan cara pandang juga. Keberaneka ragaman itu hanya ada di Papua. berbagai macam  sumber daya alam dan sumber multi tata susila adalah kekuatan bagi papua bahkan dengan melihat dari keragaman itu orang luar Papua mengaku dan menyatakan Papua adalah jaminan segalanya, juga sulit melepaskan Papua.Papua harus dijungjung tinggi meskipun kecilkan oleh beragam actor juga di selah dikecilkan orang aslinya dengan melandaskan perlakuan yang tidak logis.

Mengenal Papua juga merupakan suatu keharusan dengan beragam aski yang multak. Papua secara historis belakangan, Papua kini secara situasi kondisi yang diperhadapkan, bahkan papua pada hari esok. Mengenal Papua bukan hanya dari sisi power dari kepemilikan sumber-sumber yang ada . Mengenal secara historis juga merupakan mengaca setiap pijakan Papua dari masa dahulu yang mana dalamnya ada nilai-nilai positif dalam kehidupan manusia Papuani secara kolektif bahkan secara sub wilayah adalah kultur dasar hidup. Masih banyak hal yang kita mesti jangkau dan gali kebelakang untuk menunjang tata laku dan tata kehidupan manusia asli papuani di atas tanah leluhurnya.


Historis mengajak juga kaum  yang menganut paham niscaya mengenal dan mendalami sejarah bangsa Papua secara mendalam. tak kenal sejarah maka lupa akan jatidiri, identitas bahkan harkat. Papua sementara dengan bingkai belanda sudah bagimana dalam kontek peradaban bangsa Papua dan setelah bergabung dengan negara kesatuan repiblik Indonesia serta kenapa berintegrasinya.

Hal lain juga dari konteks historis terus mengajak kita orang papua untuk mengenal papua datang dari mana, sedang dimana dan akan kemana perubahan dan peradaban negeri dan orang asli papua di atas bumi cendrawasih.

kesadaran papuani sebagai Melanesia yang memiliki satu etnis dan dari sisi juga Methu Badii menekankan bahwa perlu kita mesti sadar bahwa,saya adalah orang papua,akui apa yg ada pada kita masing2,saya kiriting itulah saya,saya hitam itulah saya,meskipun dijelekin,meskipun dicaci maki,saya tetap saya,bukan anda, peganglah idelogi papuani yg Tuhan sudah tanamkan dalam peribadi kita. kita jgn terjebak dlm budaya- budaya  baru-baru  yg dapat mengancam eksistensi kehidupan orang papua dan milikilah serta tanamkan sikap itu.

 Paham Methu Badii juga selaku wartwan Muda yang memiliki multitalenta adalah lebih menekankan eksistensi kita tetap eksis dan berpegang teguh, juga  tidak perlu kita terbawa arus dengan arus jaman globalisasi yang modern ini. Merasa diri aku adalah Papua sehingga kapanpun, dimanapun, dengan siapapun aku tetap Papua. Prinsip pijakan hidup untuk mempertahankan jatidiri kepapuaan termasuk wujud pengenalan dan pendalaman terhadap Papua.


Mencintai Papua

Aksi yang merupakan gerak itu penting. Suatu peradaban akan ternampak dan terwujud andaikata aksi senatiasa bertahap dan sistematis. Beranjak dari topic di atas makan mengenal dan mencintai papua tanpa aksi maka rekasi hanya ada harapan. Aksi diri dalam rangka mengenal dan mencintai merupakan wujud proses kemajuan demi memburu peradaban negeri dan akar rumput sesama.

 Aksi diri dalam kontek cintai Papua adalah suatu yang hal multak dinampakkan oleh manusia asli papua demi sesama manusia. Cintai papua berdasarkan eksistensi dan kedudukan tugas adalah penting. Kutipan dari catatan Marko Pekei pada beberapa minggu lalu di media Facebook bahwa “”Papua menunggu anak muda yang siap kerja’’ itu juga bagian dari aksi.untuk mencintai Papua.

 Konteks aksi dalamnya ada gerakan dari diri kita yang bisah mewarnai dan/atau mempengaruhi sesame manusia Papuani. Aksi diri bisah membawa perubahan bagi sesame manusia Papua melalui banyak jalur dan hal itu dilihatberdasarkan keberadaan dan kedudukannya. Sebagai mahasiswa tentu aksinya adalah mendalami, menekuni, menimbah pendidikan entah itu melalui formal atau nonformal dalam rangka memburu perubahan dan kemajuan Papua. lalu untuk para kaum intelek memberikan kontribusi persepsi atau wujudnyata sesuai apa yang didapatkan kepada publik. Sedangkan para publik figure pun maju membangun dengan melandaskan nilai-nilai ideology agama dan budaya kehidupan Papuani.

 Mengenal dan Mencintai itu hal yang penting dibangun melalui diri kita, sebab dampaknya oleh kita dan untuk kita. Tidak akan ada reaksi andaikan cinta kasih sayang papua sudah ada lalu aksi  dimulai dari diri kita, dari hal kecil dan dimulai dari sekarang tidak ada. Maka pentingnya kita wujudkan kontek mengenal dan mencintai Papua lewat aksi diri ( dari kita, oleh kita dan untuk kita___ dari kita dari kecil dari sekarang).



Penulis adalah Purna  IPDN, kini sekarang berdomisi di Papua

Tidak ada komentar: